Pemanfaatan Teknologi dalam Pengembangan Usaha: 100 Pelaku UMKM dan Santri Belajar Digital & AI di Pesantren Al-Hayah

Jakarta Timur, Sabtu, 10 Oktober 2026

Benar Foundation dan Usahaku.AI menggelar pelatihan UMKM berbasis digital dan AI di Pondok Pesantren Al-Hayah, Condet, bersama Hebitren dan Bank Indonesia, dalam rangka Hari Santri Nasional 2026.

Pondok Pesantren Al-Hayah, Condet, Jakarta Timur, memulai peringatan Hari Santri Nasional (22 Oktober 2026) lebih awal. Pada Sabtu, 10 Oktober 2026, pesantren ini menggelar Pelatihan UMKM Berbasis Digital bertema “Strategi & Praktik Pemanfaatan Teknologi dalam Pengembangan Usaha”.

Sebanyak 100 peserta dari UMKM sekitar pesantren, UMKM binaan Al-Hayah, dan anggota Hebitren (Himpunan Ekonomi dan Bisnis Pesantren) belajar memanfaatkan digital dan artificial intelligence (AI). Mereka berasal dari usaha makanan, pakaian, jasa, hingga kerajinan tangan.

Lewat Usahaku.AI dan Benar Foundation, peserta praktik langsung hanya dengan ponsel: strategi menaikkan omzet dengan AI dan media sosial, pencatatan keuangan digital, serta pembayaran QR code yang disuluhkan Bank Indonesia. Sesi keuangan dan pemasaran digital paling diminati.

Kegiatan ini dihadiri Ust. Jejen Suwaji (Yayasan Al-Hayah Indonesia), pengurus Hebitren DPD Jakarta Timur dan DPW Jakarta, Fauzi Saleh (Usahaku.AI), H. Arif Wicaksono (Benar Foundation), Haris Fatori (Bank Indonesia), serta perwakilan FKPP, PKPPS, dan PK-Tren Jakarta Timur.

Karena empat jam dirasa kurang oleh banyak peserta, Usahaku.AI dan Hebitren Wilayah Jakarta akan melanjutkan pendampingan agar ilmu yang didapat diterapkan secara berkelanjutan, sehingga ekonomi umat berdaya dan ekonomi pesantren tumbuh beriringan dengan pendidikannya.

Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka Hari Santri Nasional 2026 dan merupakan rangkaian kegiatan DPW Hebitren DKI Jakarta, bersama Benar Foundation dan Usahaku.AI, dengan dukungan Bank Indonesia.