Dari Pemulihan ke Pertumbuhan: Benar Foundation Dorong UMKM Sumbar Manfaatkan AI

Setelah bencana, memperbaiki tempat usaha baru separuh jalan. Pelaku usaha juga harus membangun kembali pelanggan dan pasar. Karena itu, pada Jumat, 2 Oktober 2026, Benar Foundation turut hadir dalam Peningkatan Kapasitas Wirausaha Terdampak Bencana di Auditorium Universitas Andalas, Padang.

Kegiatan ini digelar Kementerian UMKM dalam rangka Klinik UMKM Minang Bangkit. Sekitar 800 pelaku UMKM terdampak bencana mengikuti pelatihan produksi, literasi keuangan, dan akses pasar, bagian dari anggaran sekitar Rp115 miliar untuk memulihkan 38 ribu UMKM di Sumatera Barat. Wakil Menteri UMKM Helvi Moraza menegaskan bahwa pemulihan usaha tidak cukup diukur dari jumlah bantuan atau pelatihan, tetapi harus terlihat dari berjalannya kembali produksi hingga omzet.

Di Sesi I, kami membawakan tema “Strategi Pemanfaatan AI: Mengubah Foto Produk Menjadi Sarana Promosi yang Kreatif dan Menarik.” Kami membahas tiga hal:

  1. Foto produk dengan smartphone. Tidak perlu studio atau peralatan mahal.
  2. Kecerdasan artifisial (AI). Foto sederhana bisa jadi materi promosi yang kreatif.
  3. Branding. Tampilan konsisten membuat produk mudah diingat dan dipilih.

Benar Foundation hadir untuk memperkenalkan Peserta dengan Usahaku.ai—platform digital AI untuk pemilik usaha. Melalui fitur Konten, AI membantu menyiapkan caption, gambar, carousel, hingga naskah video. Platform ini juga menyediakan riset pasar, toko online, pencatatan keuangan, dan pengelolaan stok yang terintegrasi.

Pesan kami sederhana: AI membantu pekerjaan awal, tetapi keputusan dan karakter usaha tetap milik pemiliknya.

Kami berharap peserta pulang dengan keterampilan praktis: foto produk lebih menarik, promosi lebih kreatif, dan percaya diri tampil di pasar digital.

Terima kasih kepada Kementerian UMKM RI, Pemerintah Sumatera Barat, Universitas Andalas, dan seluruh mitra. Terima kasih juga kepada wirausaha Sumatera Barat atas semangat untuk bangkit.