SUNTER, JAKARTA — Sebanyak 36 pelaku usaha mikro binaan Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) mengikuti pelatihan produksi konten berbasis kecerdasan buatan selama dua hari, 24–25 Juni 2026, di Sunter, Jakarta Utara. Pelatihan digelar YDBA bersama perusahaan teknologi MWX.
Mayoritas peserta bergerak di bidang kuliner, sisanya fesyen dan kerajinan. Sebagian besar menjalankan usaha seorang diri dan mengandalkan telepon genggam sebagai alat kerja utama. Materi disusun bertahap, dari pengenalan perkakas digital hingga praktik membuat gambar, video pendek, dan teks promosi menggunakan aplikasi CreateWhiz dan SmartWhiz.
Tiap peserta dibekali akun uji coba berisi 100 kredit per aplikasi. Menurut catatan MWX, 33 dari 35 akun aktif digunakan selama dan sesudah pelatihan.
Untuk menjaga keberlanjutan, Benar Foundation akan memberikan tambahan akses aplikasi gratis kepada peserta yang aktif menggunakan aplikasinya, sebagai dorongan agar mereka terus mempraktikkan keterampilan yang baru dipelajari. Manfaat ini dapat diperoleh berulang selama peserta tetap aktif. Sejak 1980, YDBA membina lebih dari 13.000 UMKM dengan filosofi “memberi kail, bukan ikan”
